Kisah Ashabul Kahfi

"(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung kedalam gua lalu mereka berdoa, "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (QS al-Kahfi:10).
Dengan panjang lebar kitab Qishashul Anbiya mulai dari halaman 566 meriwayatkan sebagai berikut:
Dikala Umar bin Khattab memangku jabatan sebagai Amirul Mukminin, pernah datang kepadanya beberapa orang pendeta Yahudi. Mereka berkata kepada Khalifah, "Hai Khalifah Umar, anda adalah pemegang kekuasaan sesudah Muhammad dan sahabatnya, Abu Bakar. Kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada anda. Jika anda dapat memberi jawaban kepada kami, barulah kami mau mengerti bahwa Islam merupakan agama yang benar dan Muhammad benar-benar seorang Nabi. Sebaliknya, jika anda tidak dapat memberi jawaban, berarti bahwa agama Islam itu bathil dan Muhammad bukan seorang Nabi.
"Silahkan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan," sahut Khalifah Umar.
"Jelaskan kepada kami tentang induk kunci (gembok) mengancing langit, apakah itu?" Tanya pendeta-pendeta itu, memulai pertanyaan-pertanyaannya. "Terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya, apakah itu? Tunjukkan kepada kami tentang suatu makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi ia bukan manusia dan bukan jin! Terangkan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang dapat berjalan di permukaan bumi, tetapi makhluk-makhluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau induknya! Beritahukan kepada kami apa yang dikatakan oleh burung puyuh (gemak) disaat ia sedang berkicau! Apakah yang dikatakan oleh ayam jantan dikala ia sedang berkokok! Apakah yang dikatakan oleh kuda disaat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh katak diwaktu ia sedang bersuara? Apakah yang dikatakan oleh keledai disaat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh burung pipit pada waktu ia sedang berkicau?"
Khalifah Umar menundukkan kepala untuk berpikir sejenak, kemudian berkata, "Bagi Umar, jika ia menjawab 'tidak tahu' atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak diketahui jawabannya, itu bukan suatu hal yang memalukan !"

Keajaiban Al-Quran | Keseimbangan dalam Al-Quran


Abdurrazaq Nawfal, dalam Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur’an Al-Karim yang terdiri dari tiga jilid, mengemukakan sekian banyak contoh tentang Keajaiban di dalam Al quran, yang dapat kita simpulkan secara sangat singkat sebagai berikut :

Beberapa Sifat Manusia Dalam Al-Quran


Fitrah insani kita memang tidak pernah cukup untuk membawa kita menuju syurgaNya.

Tidak cukup hanya menjadi “manusia biasa” untuk berlari dan berlomba menuju Syurga.

Karena sifat dasar manusia yang dikaruniakan Allah kepada kita, tentunya..


Makhluk apa lagi yang berani memikul amanah yang gunung dan langit menolaknya selain manusia ?

Makhluk apa lagi yang dikatakan Tuhan penciptanya selalu berada dalam kerugian kecuali orang-orang tertentu saja ?

10 Pembangkit Energi yang Bisa Diperbaharui Untuk Menyelamatakan Bumi

Energi merupakan kebutuhan tak terelakkan di saat kita ingin perkembangan yang begitu pesat. Banyak fenomena alami berkontribusi untuk memproduksi energi tanpa harus merusak lingkungan.

Mereka disebut sumber energi terbarukan dan mereka membantu untuk menghindari pencemaran, baik di lokasi perkotaan dan atau di lokasi terpencil baik dalam sekala besar atau kecil. Mereka membentuk semacam siklus tanpa dikurangi dari setiap sumber daya untuk menghasilkan energi.


10. Energi Pasang Surut

Pembangkit Energi dari pasang surut laut bukanlah sumber energi yang sangat populer, tapi memiliki potensi besar dalam waktu dekat. Generator arus pasang surut dan generasi rentetan memanfaatkan energi pasang surut.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...